Vektor Punya Cerita Bagian 2 Penjumlahan Dua Vektor

Gambar 2. Penjumlahan Dua Vektor

Sobat guru, jumpa lagi dengan vektor punya cerita. Jika vektor punya cerita bagian 1 mengenalkan siapa itu vektor, kesamaan dua buah vektor, karakteristik vektor dan dua buah vektor dikatakan berlawanan ketika bagaimana.
Sobat guru, sekarang akan saya kenalkan dengan suatu operasi yang dapat membuat diriku dan saudaraku bisa bergabung membentuk vektor baru yaitu Penjumlahan Dua Vektor.
Oh ya Sobat guru, sebelum menceritakan bagaimana penjumlahan dua vektor, ada baiknya akan saya kenalkan diriku adalah vektor  dan saudariku . Jika . Hasil penjumlahan diriku dengan saudariku menghasilkan vektor baru . Vektor  disebut resultan vektor .
Adapun cara mengambarkan resultan vektor  secara grafis dapat dilakukan melalui tiga cara

  1. lukislah vektor  , lukislah vektor  dengan syarat ujung vektor  dihimpitkan pangkal vektor , selanjutnya buat vektor yang menghubungkan pangkal vektor  dan ujung vektor  sebagai vektor resultan  yaitu vektor . (Lihat gambar 2.a)
  2. lukislah vektor  , lukislah vektor  dengan syarat ujung vektor  dihimpitkan pangkal vektor , selanjutnya buat vektor yang menghubungkan pangkal vektor  dan ujung vektor  sebagai vektor resultan  yaitu vektor . (Lihat gambar 2.b)
  3. Lukislah vektor  dengan meghimpitkan pangkal kedua vektor dan vektor resultan  merupakan vektor diagonal jajar genjang yang di bentuk oleh kedua vektor dengan pangkalnya berhimpit dengan pangkal vektor . (Lihat gambar 2.c).
Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar berikut
Gambar 2.a, 2.b, dan 2.c
Jika penjumlahan dua vektor dilakukan di kertas berpetak tentunya kita tidak akan menemui banyak masalah yang berarti, namun bagaimana jika dua vektor yang mau ditambahkan tidak digambarkan pada kertas berpetak maka kita harus membuat vektor baru dalam arah sumbu x dan sumbu y.
Mari kita perhatikan gambar berikut:
Gambar 3 Penjumlahan dua vektor dengan vektor proyeksi
Jika     dan  maka 

serta

0 komentar